PENGEMBANGAN PELABUHAN PERIKANAN PANTAI DALAM MENUNJANG KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN KABUPATEN BATANG

Mariana Kristiyanti, Sri Purwantini, Wahyudi Santoso

Abstract


Pelabuhan merupakan sarana penting dalam menunjang perekonomian dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah pesisir pantai yang ada di Indonesia. Batang merupakan salah satu daerah yang belum memiliki sarana perhubungan laut yang memadai. Hal ini menjadi salah satu penghambat perkembangan ekonomi yang perlu diperhatikan oleh pimpinan daerah setempat. Dalam rangka menunjang perkembangan ekonomi di Kabupaten Batang, maka perlu dilakukan perencanaan dan pembangunan fasilitas pelabuhan untuk menunjang pelayanan transportasi laut di daerah tersebut. Batang merupakan daerah yang belum memiliki prasarana transportasi laut yang layak. Dengan kurangnya prasarana transportasi laut, maka arus perpindahan barang/manusia keluar dan masuk di kabupaten tersebut menjadi tidak lancar sehingga daerah tersebut menjadi sulit untuk berkembang. Hal ini menuntut adanya pembangunan pelabuhan perikanan pantai di Batang tidak hanya untuk menunjang arus perpindahan barang/manusia, namun juga untuk menunjang kegiatan ekonomi warga setempat. Penelitian ini dimaksudkan untuk studi pengembangan pelabuhan perikanan pantai guna menunjang kegiatan ekonomi masyarakat nelayan di wilayah Kabupaten Batang. Metode pengambilan data yang digunakan yaitu dengan metode Wawancara, Observasi dan Studi literatur.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Amarasinghe, O. (2005). Social welfare and social security in Sri Lanka fisheries. Retrieved from http://aquaticcommons.org/247/1/Sri_Lanka_Social_Security.pdf.

Eggert, H. & Greaker M. (2009). Effects of global fisheries on developing countries possibilities for income and threat of depletion. Environment for Development, EfD DP 09-02. Retrieved from http://www.rff.org/files/sharepoint/WorkImages/Download/EfD-DP-09-02.pdf

Latief A. (2003), Analisis Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut (Tesis) Bogor, Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor

Lubis E, Mardiana N (2012), Peran Fasilitas PPI terhadap Kelancaran Aktivitas Pendaratan Ikan di Cituis Tanggerang. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan. 1(2): 1-8.

Rees, S. E., Rodwell, L. D., Searle, S., & Bell, A. (2013). Identifying the issues and options for managing the social impacts of Marine Protected Areas on a small fishing community. Fisheries Research, 146, 51-58. doi:10.1016/j.fishres.2013.04.003.

Suharsimi Arikunto (2006), Prosedur Penlitian Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka

Cipta)

Suherman, A., & Dault, A. (2009). Dampak sosial ekonomi pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) pengambangan Jembrana Bali. Jurnal Saintek Perikanan, 4(2), 24-32.

Suherman, A. (2010). Alternatif pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Lamongan Jawa Timur. Jurnal Saintek Perikanan, 5(2), 65-72

Usman, Hussain & Akbar, Purnomo Setiyadi (2008). Metodelogi Penelitian Sosial. Bumi Aksara, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33556/jstm.v21i1.262

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Sains Dan Teknologi Maritim Terindeks oleh :

Crossref logo  Crossref logo

 

SUPPORTED BY

View Jurnal Saintek Stats