PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN PESISIR PANTAI UTARA JAWA TENGAH MELALUI KOPERASI NELAYAN DAN E-COMMERCE

Nuryanto -, Haryono -

Abstract


The fisherman communities are still living within its limitations. The social limitations experienced by fishermen did not materialize in the form of alienation, but more manifested in the inability of fisherman communities to take part in the economic market activities. In general, the implementation of e-commerce in business can improve the quality of the product / service and lower the production cost which will eventually decrease the selling price (e-commerce or e- usiness), Besides, low socio-economic level is a common feature of fisherman's life wherever located. Their level of living is commensurate with that of small farmers, even when compared with other farmers in the agricultural sector, fishermen groups (especially fisherman workers and small fishermen or traditional fishermen) can be classified as poor social layers. This paper discusses, what efforts are made to empower fishermen. The answer is only two, that are: by establishing Fisherman Cooperative, because Poverty eradication of fishermen can be done with development of Fisherman cooperative, beside that also by doing marketing ecommerce because with marketing through ecommerce make business (Fisherman Cooperative) can directly communicate with buyers, so they can gain more profit.

Keywords : Empowering Fishermen, Cooperatives,E-Commerce


Masyarakat nelayan masih hidup dalam keterbatasan. Keterbatasan sosial yang dialami oleh nelayan memang tidak terwujud dalam bentuk keterasingan, tetapi lebih terwujud pada ketidakmampuan masyarakat nelayan dalam mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi pasar secara menguntungkan. Secara umum, implementasi e-commerce dalam bisnis dapat meningkatkan kualitas dari produk/service serta menurunkan biaya produksi yang akhirnya akan menurunkan harga penjualan (ecommerce atau e-bisnis), Disamping itu tingkat sosial-ekonomi yang rendah merupakan ciri umum kehidupan nelayan dimanapun berada. Tingkat kehidupan mereka setaraf dengan petani kecil, bahkan jika dibandingkan secra seksama dengan kelompok masyarakat lain di sektor pertanian, kelompok nelayan (khususnya nelayan buruh dan nelayan kecil atau nelayan tradisional) dapat digolongkan sebagai lapisan social yang miskin. Tulisan ini membahas, upaya apa dilakukan untuk pemberdayaan nelayan. Jawabannya hanya ada dua, yaitu : dengan mendirikan Koperasi Nelayan, karena Pengentasan kemiskinan nelayan dapat dilakukan dengan pengembangan Koperasi Nelayan, disamping itu juga dengan melakukan pemasaran secara’e-commerce’ karena dengan pemasaran melalui e-commerce membuat pelaku bisnis (Koperasi Nelayan) dapat langsung berkomunikasi dengan pembelinya, sehingga mereka dapat memproleh keuntungan yang lebih.

Kata kunci : Pemberdayaan Nelayan, Koperasi, E-Commerce

 


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33556/jstm.v0i1.157

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Sains Dan Teknologi Maritim Terindeks oleh :

Crossref logo  Crossref logo

 

SUPPORTED BY

View Jurnal Saintek Stats